MajalahDCN.com | Surabaya – Nama Dewi Astutik (43), mantan TKW asal Dusun Sumber Agung, Ponorogo, menjadi sorotan setelah terungkap sebagai tersangka utama penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp5 triliun. Perempuan yang kini masuk daftar buronan BNN dan Interpol ini memiliki sejumlah fakta mengejutkan yang terungkap dari kampung halamannya.
Fakta-fakta Terbaru:
1. Identitas Terselubung
Warga baru mengetahui identitas asli Dewi setelah kasus narkoba mencuat. Kepala Dusun Gunawan membenarkan alamatnya di Desa Balong, meski bukan warga aktif setempat.
2. Modus Penyamaran
Tetangga menyebut Dewi kerap mengubah penampilan, termasuk gaya rambut, untuk menghindari pengenalan.
3. Kedok TKW ke Kamboja
Usai Lebaran 2023, Dewi mengaku akan bekerja ke Kamboja dengan alasan “tidak ada pekerjaan di rumah.”
4. Rekam Jejak TKW
Dewi memiliki pengalaman bekerja sebagai TKW di Taiwan dan Hong Kong sebelum “bekerja” di Kamboja.
5. Keterkejutan Warga
Masyarakat setempat mengaku prihatin dan tidak menyangka mantan TKW tersebut terlibat jaringan narkoba internasional.
6. Paspor Asli Bukan dari Ponorogo
Imigrasi Ponorogo memastikan Dewi menggunakan paspor asli yang diterbitkan di kantor imigrasi lain, meski tercatat lahir di Ponorogo.
7. Peningkatan Pengawasan Imigrasi
Kasus ini memicu rapat mendadak Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) untuk memperketat monitoring di wilayah Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek.
Kepala Imigrasi Ponorogo Happy Reza Dipayuda menegaskan bahwa status TKW hanya kedok untuk aktivitas narkoba. “Dia mengaku-aku TKI, padahal tugasnya merekrut kurir,” jelasnya.
Kasus ini menjadi peringatan bagi otoritas untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan warga yang diduga terlibat kejahatan transnasional. (detik/Nuli)