07 Mei 2025 | Dilihat: 734 Kali
IPJI dan GPIB Terbitkan Buku Bahaya Narkoba untuk Remaja, Perkuat Ketahanan Generasi Bangsa
MajalahDCN.com | Jakarta - Memerangi narkoba bukanlah tanggung jawab satu pihak saja, melainkan merupakan kewajiban kolektif seluruh elemen bangsa,pemerintah, masyarakat, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai pelopor dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.
Sebagai wujud partisipasi aktif dalam melawan bahaya narkoba, Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) bekerja sama dengan Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) menerbitkan buku berjudul "Gerakan Nasional Bahaya Narkoba" yang ditujukan untuk pelajar dan remaja. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat daya tahan generasi muda terhadap ancaman narkotika, yang kini menjadi bagian dari strategi Proxy War upaya sistematis untuk melemahkan ketahanan nasional suatu bangsa melalui metode non-militer.
Dasar hukum dari upaya ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam pencegahan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika. Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2011 mengenai Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika, serta Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 201
tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan masyarakat yang bebas dari narkoba.
Dalam keterangan yang disampaikan, AYS Prayogie, Ketua Umum Organisasi Media Independen Online Indonesia (MIO Indonesia), menegaskan. Memerangi narkoba harus menjadi gerakan bersama. Membangun kesadaran sejak dini adalah kunci untuk mewujudkan generasi emas yang bebas dari narkoba. Ia mengajak semua pihak mendukung upaya edukasi ini demi Indonesia Emas 2045.
Hal senada disampaikan oleh Ir. Agung Karang, Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), yang menekankan: “Generasi muda harus diperlengkapi dengan pemahaman tentang bahaya narkoba, karena mereka adalah masa depan bangsa. Buku ini merupakan salah satu langkah nyata untuk membangun benteng pertahanan moral dan intelektual bagi generasi kita.”
Dengan diluncurkannya buku ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat akan terbangun guna melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman narkoba sekaligus memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Hery Sulaeman, Ketua IPJI DKI Jakarta yang juga merupakan ketua tim penerbit, mengungkapkan bahwa kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Dalam kapasitasnya baik sebagai individu maupun sebagai Mendagri, ia mengungkapkan dukungannya terhadap terbitnya buku tersebut. "Mendagri menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Indonesia bebas narkoba," tutup Hery.